Pemilu 2009: Antara Harapan dan Kecemasan March 14, 2009
Posted by fuadhanif in Isu Aktual.trackback
Tanggal 9 april sudah sangat dekat, tinggal menghitung hari saja kawan. Namun apakah anda sudah punya tuh calon yang dapat diandalkan? Ya..minimal kita tau track record orangnya-lah. Memang agak binggung sih milih 1 orang dari sekian ratus (partainya saja ada 34 parpol, calegnya jg buanyak, wuih..).
Nah, tentunya kita harus tau dulu apa tuh tujuannya diadain Pemilu? Pemilu kan untuk milih wakil2 rakyat ataupun Presiden. Kalo yang DPR sih ya bagaimana bisa melakukan proses legislasi, controlling, budgetting, tp jgn lupa tuh rakyat yg memilih wadahi juga aspirasinya. Yang Presiden nantinya akan menjadi leader utk mensejahterakan rakyat, menjadikan negara ini punya martabat..
Pemilu adalah proses demokrasi. Kebebasan masyarakat memilih wakilnya, namun yg jadi caleg jangan bermain kotor hanya utk merebut hati rakyat. bagi2 duwit, sembako, pasang poster ratusan dengan wajah narsis gitu, janji2 yg tidak realistis alias palsu, atau jalan sehat berhadiah, tapi sebenarnya ada hal esensi yang mereka (caleg) sengaja atau tidak melupakan yaitu melakukan dialektik serta konitmen perjuangan untuk konstituen mereka. Yang ada gimana??? cuma tampang doang kan! Katanya anak2 Te-Pe-Te-Pe aja, tebar pesona.
Oke lah. Partai…banyak! Caleg, juga buanyak! Trus gimana? Apakah kalo bingung kemudian kita golput? jangan dech, dosa tuh katanya MUI. Emang kalo kita golput malah akan memberi kesempatan bagi Caleg2 yg hipokrit utk terus melaju ke Gedung rakyat, padahal yg berencana utk golput kan rata2 orang terdidik.
Yang realistis dan rasional, tapi jangan emosional, mungkin seperti ini, ikuti saja saran saya: “cara selektif memilh caleg atau presiden”, heheh…kayak pakar saja. tapi saya bukan pakar lho. Pilih mereka (yang partainya dan orangnya) yang :
1. Punya kepedulian terhadap bangsa dan negara.
–> Caleg (atau partainya) itu pernah gak turun ke lapangan, bantu2 rakyat, ngasih solusi, ketika ada bencana/problem di masyarakat cepat respon. Atau denger aspirasi kita. Komit utk memperjuangkan. Kalo nggak tinggalin!
2. Punya track record yang baik.
–> gak pernah korupsi, gak pernah menjajah, di masyarakat dia baik, dan sebagainya
3. Punya profesionalisme dalam melakukan pekerjaan ‘caleg’.
–> Punya prestasi gak dia (partainya/orangnya) sesuai tugasnya? Kontribusinya apa dalam masyarakat? Terus satu hal apakah dalam partainya solid? kalo gak solid akan jadi masalah. Lho? Lha ngurusin rumahtangganya saja gak becus, apalagi ngurusin negara, weleh2…
All right, itu mungkin sedikit ide saya, anda kawan mungkin bisa cari informasi sebanyak2nya sebelum memilih. Pastikan jangan salah pilih!Selamat memilih! Wujudkan Indonesia Baru tuk Caleg dan Presiden Berkualitas!



harap-harap cemas kayak acara infotaiment aja ya akh… hehehe
siapapun yang menang permainan ini harus sportif… jangan kayak anak kecil, kalah marah…. ketika di legislatif tidak mampu harus siap mundur…
:: mari bersma wujudkan demokrasi yang bersih ::
sepakat mas.. Btw gimana hasilnya? signifikankah, katanya kemaren sibuk kampanye? hehehe.. Alhamdulillah suaranya nambah… skrg kita wajib kawal aleg2 itu.. mudah2an ada perubahan positif bagi bangsa kita.
Semoga kita bisa mendapatkan pemimpin yang amanah, yang bisa membawa bangsa ini menjadi lebih baik lagi, amin. Makasih atas kunjungan dan komentarnya di Blog saya, semoga kita bisa selalu saling berbagi info dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat, amin
amin. yg aleg udah selesai, sekarang tinggal pilpres! diantara ke-3 calon tuh mana yg terbaik ya? hmm…bagi saya ‘lebih cepat lebih baik’ hehehe..